Cara Main (Pemula)

Review Mewgenics: Roguelite Kucing Paling Brutal 2026

Oleh ••6 menit baca

ngabquest — Oke, gue harus jujur dari awal: gue literally shaking waktu nulis ini. Bukan karena kopi, tapi karena Mewgenics udah nyuri berjam-jam hidup gue dan gue sama sekali nggak nyesel. Game ini adalah proyek yang sempat diumumkan tahun 2012, kena development hell, sempat dibatalin, lalu dihidupin lagi sama Edmund McMillen (bapaknya The Binding of Isaac) bareng Tyler Glaiel. Tiga belas tahun nunggu. It’s so over, kata netizen dulu. Sekarang? We are so back.

Versi PC-nya rilis 10 Februari 2026, dan versi Nintendo Switch 2, PS5, serta Xbox Series X|S nyusul 8 September 2026 lewat Nicalis. Hasilnya brutal: skor Metacritic 88 dan terjual lebih dari sejuta kopi di minggu pertama. Buat game tentang ngebiakin kucing aneh, itu angka yang gila.

ngabquest ~ Mewgenics Review

Jadi, Mewgenics Itu Game Apa Sih?

Bayangin Fallout Shelter kawin sama Final Fantasy Tactics, terus anaknya diasuh sama XCOM. Itu kira-kira Mewgenics. Game ini punya dua sisi yang saling nyuapin satu sama lain.

Sisi pertama adalah combat taktis turn-based di grid isometrik. Lo bawa maksimal empat kucing, masing-masing pakai collar yang nentuin class: Fighter, Tank, Hunter, Mage, Cleric, Thief, dan belakangan class unik kayak Butcher yang punya kait penarik musuh atau Jester yang bisa ngacak skill dari archetype mana pun. Lingkungan juga ngaruh banget. Cuaca, rumput tinggi, air mengalir, sampai batu jatuh bisa jadi kawan atau lawan.

Sisi kedua adalah rumah lo, alias pabrik kucing. Di sinilah twist-nya: kucing yang selamat dari satu run langsung pensiun dan nggak bisa dibawa lagi. Jadi satu-satunya cara lanjut adalah ngebiakin mereka. Anak-anaknya mewarisi stat, skill, bahkan mutasi orang tuanya. Namanya juga Mew-genics, pelesetan dari kata yang, yah, lo tau sendiri.

Combat-nya? My Beloved

Serius, sistem pertarungannya adalah alasan utama gue masih main. Tiap class punya kolam sekitar 70 skill, dan tiap naik level lo ditawarin empat pilihan acak. Kombinasinya nggak ada habisnya.

Salah satu run favorit gue melibatkan Hunter yang bisa nangkep proyektil buat dijadiin amunisi, terus gue pasangin sama Cleric yang nembakin proyektil heal ke dia tiap giliran. Hasilnya? Hunter gue jadi mesin tembak tanpa jeda. No cap, gue teriak sendiri di kamar.

Musuhnya juga absurd dalam arti paling menyenangkan. Ada blob raksasa, ilmuwan gila, dinosaurus, alien, robot fasis, sampai kotoran yang bisa gerak sendiri. Bos-bosnya didesain dengan mekanik unik. Ada satu penembak ala koboi yang ngincer apa pun yang bergerak, jadi lo terpaksa sembunyi sampai pelurunya abis. Selain itu, ada juga “house boss” yang nyerang rumah lo tiap beberapa hari, dan cuma kucing pensiunan level tinggi yang boleh ngelawan mereka.

Soundtrack-nya dari Ridiculon juga layak dapat pujian. Lagu tiap area berubah dinamis, dan pas lawan bos, lagunya tiba-tiba dapat lirik. Gue sampai sengaja balik ke area tertentu cuma buat dengerin musiknya lagi.

Breeding: Lucu, Kejam, dan Kadang Bikin Nggak Nyaman

Nah, di sini gue harus lebih objektif. Sistem breeding-nya dalam banget. Kondisi kenyamanan rumah, kesehatan, hubungan antarkucing, sampai orientasi mereka semua ngaruh ke siapa kawin sama siapa. Kucing bisa dapat mutasi harian yang biasanya berupa tukar-tambah stat. Sementara itu, inbreeding bisa bikin keturunan cacat dengan efek negatif.

Humornya juga khas McMillen banget. Ada trait yang bikin kucing otomatis nyamperin kotoran terdekat buat dimakan, ada yang bikin teks skill jadi salah eja semua, dan ada yang langsung bikin kucing mati waktu ngeluarin spell ke-13. Jahat? Iya. Ngakak? Juga iya.

Masalahnya, lama-lama sisi ini bisa terasa melelahkan. Informasi dasar soal kucing, seperti apa yang mereka suka atau apakah mereka hasil inbreeding, baru kebuka setelah lo “nyumbangin” banyak kucing ke NPC. UI rumahnya juga ribet begitu kucing lo tembus 30 ekor dan semuanya lari-lari kayak kena zoomies permanen. Nama kucing pun diacak dan nggak bisa diganti. Buat pemain yang pengin ngasih nama ke “anak bulu” sendiri, ini nyebelin.

Belum lagi soal nuansanya. Karena kucing jadi sangat disposable, lo akhirnya misahin kucing “unggul” dari kucing “cacat” di ruangan berbeda. Secara mekanik masuk akal, tapi kalau dipikir terlalu lama, rasanya agak nggak enak. Lelucon poop-nya juga sering banget, sampai beberapa pemain ngerasa jenuh setelah belasan jam.

Tips Mewgenics Buat Pemula yang Baru Nyemplung

Karena game-nya jarang ngasih tahu apa-apa, berikut beberapa hal yang bakal nyelamatin run pertama lo.

Jangan terlalu bucin sama satu kucing. Tim sempurna lo bakal pensiun begitu run selesai. Bahkan kalau lo bikin ulang komposisi yang sama, skill-nya bakal beda. Belajar ikhlas dari awal.

Stok makanan habis lebih cepat dari dugaan. Lo mulai dengan 50 porsi, dan tiap kucing makan satu porsi per hari. Kedengarannya banyak, tapi kucing liar dan anak-anak baru bakal nambah terus. Karena itu, borong makanan tiap lihat di toko, dan prioritaskan upgrade gudang makanan seharga 100 koin.

Bersihin kotoran di rumah. Kesejahteraan kucing ngaruh ke breeding, dan cara paling gampang di awal game adalah klik kotorannya biar hilang.

Tahan tombol tengah mouse (atau Y di controller). Ini ngubah arena jadi tampilan papan sederhana dengan penanda merah buat musuh dan hijau buat tim lo. Penyelamat banget waktu musuh kecil nyamar di rumput.

Bunuh burung di arena. Mereka netral, tapi kucing yang ngebunuh mereka dapat kenaikan stat dan kadang item. Lakukan cepat sebelum mereka terbang sendiri.

Tips Lanjutan Biar Nggak Gampang Wipe

Bangun tim dengan tujuan jelas. Minimal satu penyerang berat (Fighter/Tank), satu spesialis jarak jauh (Hunter/Mage), dan satu support (Cleric/Thief). Menariknya, bawa dua atau tiga kucing aja kadang bikin level naik lebih cepat karena XP nggak kebagi banyak.

Posisi adalah segalanya. Nyerang dari belakang ngasih damage ekstra. Selain itu, pungut makanan di tanah karena banyak yang bisa dimakan buat nambah HP, jadi lo nggak terlalu bergantung sama healer.

Lindungi kucing yang tumbang. Kucing yang HP-nya habis masih ada di arena, tapi bakal mati beneran kalau kena tiga pukulan lagi. Setiap tumbang juga bikin mereka luka permanen dan kehilangan stat.

Hemat koin. Rare Candy di beberapa pedagang bisa naikin level, isi HP, dan buka spell baru. Sisa koin juga bisa dibawa pulang buat upgrade rumah.

Berani ambil jalur sulit. Jalur ini wajib buat buka area seperti The Junkyard dan The Boneyard, plus hadiahnya lebih gede.

Jangan save-scum. Serius. Kalau lo keseringan reload, karakter bernama Steven bakal muncul dan menghukum lo. Iya, game ini punya “polisi curang” sendiri.

Terakhir, kalau efek film grain bikin mata capek, lo bisa matiin di menu setting.

Final Verdict: Worth It atau Nggak?

Mewgenics adalah game yang gede banget. Menamatkannya bisa makan 150 sampai 200 jam, dan ada sekitar 900 item yang bisa ditemukan. RNG-nya kadang kejam, opsi reroll terbatas, dan beberapa informasi penting disembunyiin terlalu lama. Humornya juga nggak bakal cocok buat semua orang.

Tapi combat-nya? Salah satu yang terbaik di genre roguelite beberapa tahun terakhir. Setiap run terasa beda, setiap kegagalan ngajarin sesuatu, dan setiap kemenangan terasa earned. Kalau lo tahan sama humor jorok dan pengin tactical RPG yang bisa nemenin berbulan-bulan, Mewgenics wajib masuk wishlist. Gue? Gue mau “satu run lagi”. Kayaknya.

Baca juga