Cara Main (Pemula)

Review Kingdom Come Deliverance 2 dan Tips Wajib Pemula

Oleh ••6 menit baca

ngabquest — Aku mau jujur dari awal: Henry of Skalitz adalah pria paling payah sekaligus paling kucintai di dunia video game. Di Kingdom Come: Deliverance II, dia kembali dengan skill berpedang yang lagi-lagi reset ke nol. Namun, justru di situlah letak pesonanya, karena game ini memaksamu tumbuh bersama Henry. Hasilnya, aku kehilangan puluhan jam hidup di Bohemia dan sama sekali tidak menyesal, no cap.

Game RPG buatan Warhorse Studios dan Deep Silver ini rilis pada 4 Februari 2025. Platformnya mencakup PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Meski sudah lebih dari setahun berlalu, hype-nya belum juga padam. Oleh karena itu, tim NgabQuest merangkum review sekaligus tips pemula buat kamu yang baru mau berangkat ke abad pertengahan.

ngabquest ~ Kingdom Come: Deliverance II Review

Bohemia 1403: Henry Kembali dan Aku Langsung Down Bad

Ceritanya melanjutkan langsung ending game pertama, tepatnya di tahun 1403. Bohemia sedang dilanda perang saudara antara Raja Wenceslaus IV dan Sigismund dari Hungaria yang ingin merebut takhta. Henry kini bertugas sebagai utusan bersama Sir Hans Capon, bangsawan paling sombong sekaligus paling lucu di Bohemia. Misi mereka terdengar sederhana, yaitu mengantar pesan ke Kastil Trosky. Tentu saja, semuanya langsung berantakan dalam hitungan menit.

Awalnya, rombongan mereka diserang bandit hingga Henry dan Hans kehilangan segalanya. Setelah itu, mereka ditolak masuk kastil, terlibat keributan di kedai, lalu berakhir di pasungan. Aku tertawa, lalu menangis, lalu tertawa lagi, karena dinamika duo ini benar-benar my beloved.

Selain itu, skala ceritanya jauh lebih ambisius dibanding game pertama. Naskahnya konon mencapai 2,2 juta kata, bahkan melampaui Baldur’s Gate 3. Banyak karakternya juga diambil dari tokoh sejarah asli, termasuk Jan Žižka yang legendaris. Pilihanmu sepanjang perjalanan pun ikut menentukan ending yang akan Henry dapatkan.

Dunia Terbuka yang Hidup dan Penuh NPC Pendendam

Dunia game ini dua kali lebih besar dari pendahulunya, dan terbagi menjadi dua wilayah raksasa. Pertama, ada kawasan pedesaan hijau di sekitar Trosky yang terinspirasi Bohemian Paradise. Kemudian, ada Kuttenberg, kota tambang perak yang megah dan super ramai. Jujur, pertama kali masuk Kuttenberg aku literally shaking karena detailnya gila banget.

Yang bikin dunia ini terasa hidup adalah NPC-nya yang pendendam. Misalnya, mereka ingat kalau pintu rumahnya tadi tertutup, lalu curiga saat pintunya terbuka. Jika barang mereka hilang, mereka juga ingat ada orang asing yang sempat mampir. Akibatnya, mencuri tidak bisa asal-asalan, apalagi hukumannya bisa berupa denda, cambuk, sampai cap besi di kulit.

Di sisi lain, fast travel di sini juga tidak membosankan. Selama perjalanan, kamu bisa bertemu pedagang ramah atau justru segerombolan bandit. Bahkan sistem dialognya bertambah kaya berkat skill baru seperti Appearance, Coercion, dan Dominate. Dengan kata lain, cara bicara dan penampilanmu sama pentingnya dengan pedangmu.

Combat yang Awalnya Bikin Nangis, Lalu Bikin Nagih

Sekarang soal combat, bagian yang bikin banyak pemain menyerah di jam-jam awal. Sistemnya berbasis arah serangan, jadi kamu harus membaca posisi senjata lawan. Tak hanya itu, ada teknik perfect block dan master strike yang terasa sangat memuaskan saat berhasil. Pilihan senjatanya juga beragam, mulai dari pedang panjang, gada, tombak, busur, sampai crossbow. Bahkan, ada senjata api primitif alias hand cannon yang suaranya bikin satu desa kaget.

Memang, pertarungan di awal terasa brutal karena Henry masih lemah. Namun, setiap kemenangan terasa seperti hasil kerja keras, bukan sekadar angka damage. Momen ketika aku akhirnya bisa mengalahkan tiga bandit sekaligus? We are so back.

Sisi yang Masih Bikin Geregetan

Meskipun aku bucin berat, game ini jelas punya kekurangan. Pertama, awal permainannya lambat dan bisa terasa melelahkan bagi pemain yang kurang sabar. Kedua, sistem save masih dibatasi, sehingga kamu perlu tidur atau meminum Savior Schnapps untuk menyimpan progres. Kalau lupa menyimpan lalu mati, siap-siap kehilangan satu jam perjuangan. It’s so over, dan aku sudah mengalaminya lebih dari sekali.

Selain itu, minigame lockpicking dan pertarungan melawan musuh berzirah berat kadang bikin frustrasi. Beberapa mekanik realistis seperti lapar, lelah, dan pakaian kotor juga tidak cocok untuk semua orang. Walau begitu, performa teknisnya saat rilis tergolong mulus untuk game sebesar ini. Bug-nya relatif sedikit, sehingga imersi hampir tidak pernah terganggu.

Kritikus Setuju, Penjualan Meledak

Para kritikus ternyata sependapat denganku. Skor Metacritic-nya berada di angka 88 sampai 89, sementara OpenCritic mencatat 95% kritikus merekomendasikannya. Penjualannya pun meledak, dengan satu juta kopi terjual di hari pertama. Hingga Februari 2026, angkanya sudah menembus lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia.

Tak berhenti di situ, game ini masuk nominasi Game of the Year di The Game Awards 2025. Kemudian, BAFTA Games Awards 2026 memberinya penghargaan Narrative. Warhorse juga rajin menambah konten gratis, mulai dari mode hardcore, fitur tukang cukur, hingga balap kuda. Setelah itu, hadir tiga DLC berbayar: Brushes with Death, Legacy of the Forge, dan Mysteria Ecclesiae. Semuanya kini dibundel dalam Royal Edition yang rilis November 2025.

Tips Kingdom Come Deliverance 2 untuk Pemula

Oke, sekarang bagian yang paling kamu tunggu. Berikut tips Kingdom Come Deliverance 2 untuk pemula, sebagian besar langsung dari para developer Warhorse.

Cari Master Tomcat untuk Belajar Combat

Kalau combat terasa terlalu sulit, pergilah ke perbukitan dekat Kolam Věžák di Trosecko. Di sana, kamu bisa bertemu Master Tomcat, pelatih combat yang mengajarkan trik penting. Percayalah, pelajaran darinya bisa menyelamatkan Henry dari banyak kematian konyol.

Manfaatkan Kegelapan Malam

Malam hari bukan cuma waktu yang pas untuk mencuri. Saat kalah jumlah, bersembunyi dalam gelap bisa membalikkan keadaan dengan cepat. Menariknya, obor yang dibawa musuh justru menjadikan mereka sasaran empuk untuk panahmu.

Jangan Malu Kabur

Terkadang, mundur adalah strategi terbaik. Jika pertarungan terlihat mustahil, larilah dan susun rencana baru. Setelah itu, asah pedangmu atau siapkan ramuan alchemy sebelum kembali bertarung.

Ganti Senjata, Jangan Reload

Henry bisa membawa hingga empat senjata sekaligus. Oleh karena itu, tembakkan crossbow dari jauh, lalu langsung ganti ke pedang saat musuh mendekat. Mengganti senjata selalu lebih cepat daripada mengisi ulang crossbow.

Seduh Ramuan Fox

Alchemy bukan sekadar pelengkap. Ramuan Fox versi Strong mampu meningkatkan XP secara signifikan di semua aktivitas. Karena itu, ikuti resepnya dengan teliti supaya kualitasnya maksimal.

Trik Sosial: Wangi, Tutup Pintu, dan Sewa Kasur

Dandan Sesuai Situasi

Penampilan dan bau badan Henry sangat memengaruhi reaksi warga Bohemia. Sebagai contoh, perk Flower Child membuat Henry wangi sehingga Charisma naik drastis. Sebaliknya, kalau butuh efek menakutkan, pakai zirah terbaik yang berlumuran darah dan lumpur. Untungnya, sistem clothing set dengan tiga perisai berwarna memudahkanmu berganti outfit dalam satu klik.

Tutup Pintu Sebelum Menggeledah

Sebelum mengobrak-abrik lemari orang, pastikan pintunya sudah tertutup. NPC bisa melihat aksimu dari luar dan mengingat bahwa pintu itu tadinya tertutup. Selain itu, jangan terlihat berkeliaran di rumah korban setelah barangnya hilang.

Sewa Kasur di Penginapan

Inventory penuh terus? Sewa kasur di penginapan, karena biasanya kamu juga mendapat peti pribadi berkapasitas tanpa batas. Hebatnya, semua peti tersebut saling terhubung, jadi barang bisa diambil dari lokasi mana pun.

Rajin Menyimpan dan Membaca Codex

Jangan lupa tidur di kasur milikmu untuk menyimpan progres secara berkala. Terakhir, sempatkan membaca Codex yang terus bertambah seiring eksplorasi. Isinya penuh konteks sejarah dan ilustrasi cantik yang bikin dunia Bohemia terasa makin nyata.

Bohemia Sudah Memanggilmu

Pada akhirnya, Kingdom Come: Deliverance II memang bukan RPG untuk semua orang. Game ini menuntut kesabaran, tetapi membalasnya dengan pengalaman abad pertengahan paling imersif yang pernah aku rasakan. Kalau kamu suka dunia yang hidup, cerita kuat, dan combat penuh tantangan, segera berangkat ke Bohemia. Jangan lupa bawa Savior Schnapps, dan tolong jaga Hans Capon baik-baik.

Baca juga