PRECOGNITION: FMV Sci-Fi Horor Gila Sam Barlow
ngabquest — Ngab, we are so back. Tentu saja, aku literally shaking di kursi gaming sekarang. Pertama-tama, genre FMV (Full Motion Video) bukan sekadar relik masa lalu. Bahkan, ini bukan cuma game niche buat orang sok artsy. Sebaliknya, Sam Barlow baru saja menjatuhkan bom terbaru. Dia adalah absolute madman di balik mahakarya Her Story dan Immortality. Oleh karena itu, buang semua ekspektasi standar kamu. Sebelumnya, proyek ini cuma di-tease dengan nama “Project C”. Namun, wujud aslinya akhirnya rilis sebagai PRECOGNITION.

ngabquest ~ Precognition (2028)
Otak Jenius Sam Barlow
Pastinya, nama Sam Barlow selalu menjanjikan kejutan. Tiap kali namanya muncul, otakku langsung bersiap. Tentu saja, aku menantikan mind-fuck naratif yang luar biasa. Akibatnya, aku sering begadang sampai jam empat pagi. Bagiku, Immortality was a cultural reset. Marissa Marcel is my beloved. Selanjutnya, Barlow siap menarik kita ke lubang kelinci yang baru. Kali ini, temanya adalah sci-fi horror yang super gelap. Bahkan, konsep permainannya sangat berani dan menjanjikan.
Premis Cerita yang Bikin Pusing
Lebih lanjut, mari kita bedah premis gamenya. Jujur saja, I am down bad untuk konsep cerita ini. Di PRECOGNITION, kita tidak sekadar mencari klip video tua. Bahkan, kita tidak lagi me-remix rol film jadul. Sebaliknya, game ini menempatkan kita sebagai protagonis bernama Diana. Lalu, apa twist utamanya? Ternyata, Diana baru saja mendapatkan sebuah brain implant. Tentu saja, implan otak ini mengacaukan batasan persepsi waktunya. Oleh sebab itu, dia mendapat kemampuan absolut melihat ke masa depan. Yes, masa depan.
Selanjutnya, coba bayangkan skala game ini. Kamu memainkan game dengan timeline puluhan tahun. Selain itu, Barlow menyebut rentang waktu ini sangat reaktif. Segala pilihanmu di masa sekarang akan berdampak besar. Maksudku, are you kidding me? Biasanya, beban moral dari game choice-based sudah memusingkan. Sekarang, aku disuruh melihat efek domino untuk tiga puluh tahun. Tentu saja, tuntutan ini sangat gila. Konsep narasi non-linear memang signature asli Barlow. Namun, kini ia menggabungkannya dengan kepanikan time-travel. Oleh karena itu, inject it straight into my veins.
Kolaborasi Maut Brandon Cronenberg
Tapi tunggu dulu, it gets better. Atau lebih tepatnya, game ini makin messed up. Awalnya, Sam Barlow sadar ambisi liarnya butuh bantuan. Dia butuh sentuhan ekstra dari seorang sicko lain. Lalu, tebak siapa sutradara pendampingnya? Jawabannya adalah Brandon freaking Cronenberg.
Buat kamu yang belum tahu, Brandon adalah sutradara horor. Khususnya, dia membuat film fucked up seperti Possessor. Selain itu, dia juga menyutradarai film Infinity Pool. Bapaknya, David Cronenberg, adalah dewa genre body horror. Sementara itu, Brandon adalah pangeran psychological sci-fi horror modern. Fakta bahwa Sam Barlow mengajaknya benar-benar bikin merinding. Terlebih lagi, Cronenberg akan menyusun kerangka PRECOGNITION. Tentu saja, this is a match made in hell. Oleh sebab itu, aku sangat siap jadi korban pertama mereka.
Gameplay FMV yang Berevolusi
Selanjutnya, visual game ini pasti sangat gritty. Batas psikologi manusia akan diremukkan sampai hancur. Ditambah lagi, ada gaya bercerita interaktif yang menipu. Kamu mendapat ilusi kebebasan yang terasa palsu. Padahal, kamu sedang dimanipulasi habis-habisan oleh sistem. Chef’s kiss. Keduanya mengklaim ini adalah proyek lintas waktu paling ambisius. Melihat rekam jejak mereka, I have no reason to doubt them.
Di sisi lain, banyak yang meremehkan game FMV. Mereka bilang FMV “bukan game beneran” karena kurang interaktif. Listen here, haters. Saat ini, industri AAA sibuk membuat open world kosong. Isinya cuma fetch quest ampas yang membosankan. Sebaliknya, developer visioner berani mendobrak batas medium. Barlow menjadikan video game sebagai alat storytelling yang super intim.
Mekanik Deduksi Tingkat Dewa
Lalu, bagaimana mekanik masa depan ini bekerja? Sebelumnya, kita melihat mekanik scrubbing video di Immortality. Kita juga mengetik keyword investigasi di Her Story. Karenanya, aku yakin Barlow tidak akan membuat sistem murahan. Pastinya, tidak ada tombol “Tekan A untuk selamat”. Nah, he’s too big brain for that. Kemungkinan besar, PRECOGNITION akan memaksa kita menganalisa visi.
Misalnya, kita harus nge- zoom pantulan kaca. Kita juga harus mendengarkan intonasi suara karakter. Selanjutnya, kita menggunakan petunjuk rahasia dari tahun 2050-an. Tujuannya adalah mencegah insiden berdarah di masa kini. Singkatnya, ini adalah simulasi deduksi tingkat dewa. Kegagalan berarti menyaksikan rentetan tragedi lintas dekade.
Peran Penting Kinetic Publishing
Selain itu, mari kita bahas soal publisher-nya. Kini, Kinetic Publishing maju sebagai pihak penerbit utama. Tentu saja, hal ini membawa angin segar tersendiri. Sebelumnya, game independen sering kesulitan dana pengembangan. Namun, dukungan Kinetic menjamin skalabilitas proyek ini. Karenanya, aku sangat yakin budget produksi akan maksimal. Kualitas visual, sinematografi, dan practical effects gamenya bakal melesat. Bahkan, game ini bisa meninggalkan standar FMV lama. Dukungan penerbit kuat amatlah esensial. Apalagi, game ini punya durasi timeline puluhan tahun. Pastinya, puluhan aktor dan set mahal akan dilibatkan.
Menunggu Rilis di Tahun 2028
Sayangnya, kabar bombastis ini punya sisi buruk. Memang, PRECOGNITION sudah resmi diumumkan. Teaser perdananya juga sudah bisa ditonton online. Namun, gamenya baru akan meluncur pada awal 2028. Two thousand and freaking twenty-eight. Tentu saja, rilisnya masih sangat lama.
I’m crying, throwing up, punching the air right now. Menunggu satu setengah tahun lebih adalah penyiksaan mental. Apalagi, premis game ini sangatlah banger. Tapi, apa boleh buat sekarang? Singkatnya, karya masterpis butuh waktu cooking yang pas. Kamu tidak bisa menuntut rilis cepat untuk sebuah mahakarya. Apabila mereka butuh waktu lama, biarkan saja. Asalkan hasilnya sempurna, take my money.
Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya
Untuk sekarang, langkah paling logis cuma ada satu. Pertama, buka aplikasi Steam di PC kamu. Kedua, cari game PRECOGNITION sekarang juga. Akhirnya, langsung masukkan game ke wishlist tanpa ragu. Serius, wishlist game ini sekarang. Tujuannya untuk memberi sinyal bahwa we are seated. Kita sungguh luar biasa lapar akan narasi dalam. Sambil menunggu, kamu bisa bernostalgia dulu. Silakan nge- replay mahakarya Her Story atau Telling Lies. Atau, kembali memuja karya sinematik epik di Immortality.
Jadi, apakah kamu siap diacak-acak otaknya lagi? Atau, kamu masih hidup dalam denial soal genre FMV? Setelah melihat teaser-nya, my brain is completely fried. Aku terus membayangkan skala percabangan ceritanya. It’s so over buat jam tidur normalku di 2028 nanti! Pastinya, PRECOGNITION akan menjadi game yang mengguncang industri.
