Rilisan Baru

The Weavers: HoYoverse Bikin Game Gacha ala Monster Hunter yang Siap Bikin Dompet Menangis

Oleh 5 menit baca

ngabquest — Ngab, we are so back. Tentu saja, aku literally shaking waktu dengar kabar bocoran panas yang satu ini. Sebelumnya, kita semua tahu persis kelakuan developer raksasa bernama HoYoverse. Mereka sangat suka mengambil genre yang sudah terbukti populer di pasaran. Kemudian, mereka menyulapnya jadi ladang gacha bergaya anime yang luar biasa sukses. Kini, rumor menyebutkan mereka sedang meracik proyek gila terbaru. Jawabannya adalah Game Gacha The Weavers, sebuah mahakarya hunting hardcore ala Monster Hunter. No cap, berita ini langsung bikin jadwal hidupku berantakan!

The Weavers: HoYoverse’s Monster Hunter-Style Game Enters Closed Beta

Sebagai penggemar berat aksi tebas-tebasan naga raksasa, I am down bad untuk konsep sinting ini. Padahal, aku baru saja bisa bernapas lega setelah lelah grinding relic ampas di Star Rail. Kini, HoYoverse malah melempar bom nuklir baru ke depan mukaku. Akibatnya, aku harus siap-siap mengorbankan jam tidur sehatku di masa depan. Lagipula, siapa yang sanggup menolak pesona waifu dan husbando yang memegang kapak sebesar kulkas dua pintu? Pastinya, ini adalah kombinasi maut yang sangat berbahaya untuk kewarasan pikiran dan isi dompet kita.

Kenapa Konsep Game Gacha The Weavers Sangat Masuk Akal?

Lebih lanjut, mari kita bedah logikanya secara perlahan. Saat ini, pasar game perburuan sangatlah didominasi oleh satu franchise besar. Kamu bisa melihat dominasi brutal mereka di situs resmi Monster Hunter milik Capcom. Selanjutnya, Capcom meraup untung gila-gilaan dari World dan Rise. Sebaliknya, pasar mobile dan PC untuk genre hunting bergaya anime dengan sistem gacha masih terbilang sangat kosong. Memang, ada Monster Hunter Now, tapi itu cuma game jalan-jalan kasual ala Pokemon GO. Oleh sebab itu, celah pasar untuk Game Gacha The Weavers sangatlah lebar. HoYoverse jelas melihat tumpukan uang triliunan yang bisa mereka keruk di sana.

Tentu saja, eksekusi visual dari HoYoverse pasti akan sangat polished. Kalau ada satu hal yang bisa kita yakini, itu adalah kualitas sistem combat mereka. Bayangkan gameplay memotong ekor naga raksasa dengan kualitas animasi sekelas Zenless Zone Zero. Selain itu, bayangkan serunya memicu reaksi elemen beruntun saat senjatamu menghantam kepala monster wyvern. Chef’s kiss. Pastinya, layar monitor PC kita akan penuh dengan efek particle yang super menyilaukan mata. Bahkan, aku sudah bisa membayangkan bau thermal paste PC-ku yang mendidih kepanasan demi merender grafisnya.

Secara harfiah, kata “weaver” berarti sang penenun. Apakah karakter utama kita nanti menenun jaring nasib para monster? Atau, jangan-jangan kita menggunakan semacam benang magis untuk menjerat monster saat bertarung di udara? Mekanik menjerat monster menggunakan tali khusus ala Wirebug jelas sangat mungkin mereka adaptasi. Apapun itu maknanya, nama proyek ini terdengar sangat edgy, misterius, dan pastinya HoYoverse banget.

Mimpi Buruk Sistem Grinding di Game Gacha The Weavers

Namun, hold your horses, ngab. Di balik semua hype gila ini, ada satu ancaman mengerikan yang diam-diam mengintai. Tentu saja, kita sedang bicara soal sistem gacha. Dalam seri game hunting normal, kamu harus grinding membunuh monster yang sama berkali-kali. Tujuannya adalah mencari material super langka dengan drop rate cuma 1%. Pastinya, proses itu saja sudah cukup bikin stress sweating. Sekarang, coba gabungkan rasa frustrasi RNG brutal itu dengan sistem gacha 50/50 khas HoYoverse. Maksudku, are you kidding me?

Lalu, bagaimana sistem monetisasinya nanti akan berjalan di dalam Game Gacha The Weavers? Apakah kita harus pulling karakternya? Ataukah kita justru dipaksa gacha senjata pemburunya? Di game perburuan, senjata dan set armor adalah roh permainannya. Bayangkan kamu sudah capek-capek memotong tanduk naga kosmik. Sayangnya, kamu tidak bisa merakit armor-nya karena desain intinya terkunci di banner Limited. I’m crying, throwing up, punching the air right now. Kalau HoYoverse benar-benar nekat mengunci equipment krusial di balik belenggu paywall, it’s so over.

Meski begitu, aku curiga mereka akan memakai pendekatan yang lebih manusiawi. Kemungkinan besar, kita akan melakukan gacha untuk karakter hunter beserta signature weapon bintang lima mereka. Sementara itu, material dari monster dipakai untuk crafting stats tambahan semacam sistem Artifact. Pastinya, siksaan grinding substat Crit Rate dan Crit Damage akan kembali menghantuiku tanpa ampun. Bedanya, bos yang harus digebuk kali ini ukurannya segede gunung dan punya darah tebal.

Desain Karakter Estetik: My Beloved Hunters

Selanjutnya, kita sungguh tidak bisa mengabaikan kekuatan magis utama dari developer ini. Tentu saja, aku bicara soal desain karakter yang selalu sukses bikin rekening terkuras habis. Di dunia perburuan biasa, armor umumnya terlihat realistis, berat, dan bulky. Namun, ini adalah game buatan HoYoverse. Akibatnya, kita pasti akan melihat hunter berbaju asimetris bertarung di lumpur. Selain itu, pasti akan ada banyak thigh-high socks, pita raksasa, dan estetika futuristik yang menawan. I mean, I’m not complaining at all.

Aku sudah bisa membayangkan karakter husbando bertampang emo berambut panjang. Bedanya, kali ini dia memegang Gunlance berat yang bisa menembakkan laser destruktif. Atau, mungkin akan ada waifu tsundere imut yang memanggul Heavy Bowgun sebesar mesin cuci. Karakter-karakter tak masuk akal semacam ini is my beloved. Pastinya, mereka tahu betul cara mendesain karakter gacha yang bikin pemain teriak “take my money“.

Kapan Game Gacha The Weavers Rilis?

Untuk saat ini, proyek super ambisius ini sayangnya masih berstatus sebagai rumor panas dari para leaker. Belum ada tanggal rilis yang pasti dari sang pengembang. Bahkan, belum ada teaser trailer resmi yang dibagikan. Mengingat ritme kerja mereka yang super tertutup, mereka suka memberi kejutan secara mendadak. Sayangnya, disuruh menunggu mahakarya yang se- banger ini adalah sebuah bentuk penyiksaan batin yang sangat kejam.

Kesimpulannya, mulailah persiapkan mental dan tabunganmu dari detik ini. Apabila Game Gacha The Weavers ini benar-benar rilis, dominasi pasar mereka di industri wibu akan menjadi mutlak. They literally can’t stop winning. Oleh karena itu, mari kita berdoa semoga sistem staminanya nanti tidak kelewat pelit. Akhir kata, mari kita sambut era perburuan berbalut penderitaan gacha ini dengan tangan terbuka!

Baca juga