Metro 2039: Sistem Karma Kembali di Dunia Makin Kelam
ngabquest — Metro 2039 resmi membuang nuansa abu-abu moral yang selama ini menjadi ciri khas franchise ini. Namun, di balik perubahan drastis tersebut, 4A Games memastikan satu elemen legendaris tetap hidup. Sistem Karma rahasia yang selama ini diam-diam menentukan nasib pemain akan kembali hadir.

ngabquest ~ Metro 2039 Gameplay
Dunia Baru, Musuh yang Jelas
Metro 2039 membawa pemain kembali ke Metro Moskow. Sebelumnya, Exodus mengajak Artyom menjelajah padang gurun radioaktif di luar kota. Kali ini, protagonisnya bukan lagi Artyom, melainkan karakter baru bernama Stranger.
Stranger adalah seorang eksil yang kembali ke dunia yang telah dikuasai satu faksi tunggal bernama Novoreich. Faksi fasis ini dipimpin oleh sosok bernama Hunter. Selain menjalankan propaganda, Hunter juga memimpin sistem penindasan yang menyasar seluruh penghuni Metro.
Perubahan arah cerita ini disampaikan langsung oleh Jon Bloch, executive producer Metro 2039, kepada NgabQuest. Menurutnya, game-game Metro sebelumnya selalu mengangkat tema mencegah perang. Oleh karena itu, moralitas pemain sengaja dibuat abu-abu dan penuh dilema.
Sebaliknya, Metro 2039 mengambil pendekatan yang berbeda. Sejak awal permainan, moralitas dihadirkan secara jauh lebih tegas. “Where there was kind of a moral grayness in our previous games, we wanted to make sure that the morality was clear in Metro 2039,” ujar Bloch.
Ia menambahkan bahwa cerita kali ini berfokus pada konsekuensi nyata dari perang. Dengan kata lain, dunia Novoreich tidak lagi menyisakan ruang abu-abu. Pemain pun tidak lagi diajak berdebat soal siapa yang sebenarnya benar.
Sistem Karma Rahasia Tetap Dipertahankan
Meski tone cerita berubah drastis, sistem Karma khas Metro tetap dipertahankan. Sebagai informasi, di Metro 2033, Last Light, dan Exodus, Artyom mendapatkan ‘Karma Points’ dari berbagai tindakan. Tindakan tersebut bisa bersifat eksplisit, namun bisa juga nyaris tak terlihat.
Sistem ini bekerja secara tersembunyi di latar belakang. Akibatnya, pemain jarang menyadari kapan sebuah keputusan sebenarnya memengaruhi jalan cerita mereka.
Bloch enggan membocorkan detail teknis dari sistem Karma versi terbaru ini. Meski begitu, ia menegaskan bahwa konsep dasarnya tetap sama. Setiap tindakan pemain akan tetap membawa konsekuensi di kemudian hari.
Selain itu, pendekatan sistem ini turut disesuaikan kembali. Penyesuaian ini dilakukan agar selaras dengan nada cerita yang jauh lebih gelap dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Tanpa Indikator Visual di Layar
Salah satu perbedaan mencolok terletak pada indikator visualnya. Pada Metro 2033 dan Last Light, layar akan menampilkan kilatan warna biru setiap kali pemain memperoleh moral points. Dengan begitu, masih ada petunjuk visual meski samar.
Sementara itu, indikator serupa tidak lagi ditemukan pada HUD Metro 2039. Hal ini terungkap berdasarkan sesi preview langsung terhadap game tersebut. Padahal, jurnalis yang mencobanya sudah berusaha keras mendengarkan setiap percakapan dan menjelajahi seluruh sudut peta. Ia bahkan sempat menemukan sarang stalker yang ditinggalkan, hingga melumpuhkan musuh secara non-lethal.
Dengan kata lain, sistem Karma pada Metro 2039 kemungkinan besar akan jauh lebih tersembunyi. Alhasil, pemain tidak akan memiliki cara mudah untuk mengetahui posisi moral mereka selama permainan berlangsung.
Pendekatan yang Lebih Personal
Perubahan ini justru terasa masuk akal jika dilihat dari sisi naratif. Sebab, moralitas dunia di sekitar Stranger sudah begitu jelas antara fasisme yang menindas dan korban yang tertindas. Oleh karena itu, sistem karma internal yang tetap misterius justru terasa lebih relevan bagi pemain.
Alih-alih menentukan “siapa yang benar”, pemain justru dituntut mempertimbangkan hal lain. Pemain harus memikirkan bagaimana caranya tetap mempertahankan sisi kemanusiaan di tengah dunia yang telah kehilangan hampir segalanya.
Situasi tersebut menghadirkan beban psikologis yang berbeda dari game-game Metro terdahulu. Karena itu, pendekatan ini dinilai sebagai langkah yang lebih matang. Langkah ini dianggap mampu mengeksplorasi tema moralitas secara lebih dalam di tengah kehancuran dunia.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Rilis
Metro 2039 saat ini menjadi salah satu game paling dinantikan pada awal 2027. Game ini rencananya akan dirilis di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC.
Selain itu, 4A Games juga telah memperlihatkan sejumlah elemen gameplay. Elemen tersebut mencakup mekanik stealth, kustomisasi senjata, hingga manajemen sumber daya yang terbatas.
Dengan latar dunia yang jauh lebih hitam-putih secara ideologis, namun mekanik karma yang justru semakin misterius, 4A Games tampak berupaya menghadirkan sesuatu yang baru. Upaya tersebut dirancang untuk membuat pemain terus mempertanyakan pilihan mereka sendiri hingga akhir permainan.
